Cara Mencegah Rambut Rontok
Bagi wanita muda, rambut rontok ibarat prahara. Adakalanya, kerontokan rambut yang berlebihan menimbulkan rasa kurang percaya diri dan kecemasan. Betapa tidak, rambut adalah mahkota bagi wanita. Tak heran jika para wanita memperlakukannya dengan istimewa agar nampak indah. Rela meluangkan waktu dan menyisihkan anggaran untuk memelihara mahkotanya.
Manakala seseorang menyaksikan helai-helai rambut berserakan di permukaan sarung bantal saat bangun tidur atau memenuhi celah-celah sisir saat merapikan rambut, maka rasa penasaranpun berbisik di relung hatinya. Ada apa dengan rambutku?
Penyebab Rambut Rontok
Di dunia medis, kerontokan rambut disebut efluvium, yakni kehilangan rambut lebih dari 120 helai per hari yang dapat terjadi secara merata ataupun di bagian kepala tertentu saja. Kerontokan rambut dapat berlangsung sementara, dan dapat menetap karena kerusakan folikel rambut.Pada umumnya, kerontokan rambut disebabkan oleh berbagai kondisi, antara lain:
- Rudakpasa (trauma) pada rambut normal, misalnya: pengeritingan, pelurusan, ikatan rambut yang berlebihan.
- Pasca melahirkan. Kerontokan rambut berlebihan bisa juga dialami oleh para ibu pasca melahirkan. Kondisi ini berlangsung sekitar 2-6 bulan, setelah itu pertumbuhan rambut normal kembali.
- Faktor psikis dapat pula menyebabkan kerontokan rambut, adakalanya berulang dan berlangsung lama.
- Panas. Beberapa penyakit dengan demam lebih 39 derajat celcius, misalnya: Tifus, Pnemonia biasanya akan menimbulkan kerontokan rambut setelah 2-3 bulan.
- Penyakit lain dapat juga mengakibatkan rambut rontok, misalnya penyakt kulit di kepala.
- Pengobatan pada penyakit tertentu, misalnya penyakit kanker, tak jarang dapat menimbulkan kerontokan rambut terutama pemakaian obat antimetabolik dosis tinggi.