Friday, June 7, 2013

Beranda » Desain Busana Jadi Ajang Belajar Buat Anak

Desain Busana Jadi Ajang Belajar Buat Anak

KOMPAS.com - Lewat desain busana, anak-anak bisa diajari untuk mengenal binatang sejak dini. Baik itu dari desain blus, rok, atau celana yang menyerupai, atau dari motif yang digunakan.

Di kaus bergambar burung kakatua tertulis "status: critically endangered" atau terancam punah. Di sampingnya, ada lagi model kaus atau blus tanpa lengan, serta jaket dengan hoodie jambul kuning ala kakatua. Itulah salah satu karya siswa sekolah mode Esmod Jakarta dalam pameran tugas akhirnya.

"Idenya kreatif sekali, lewat baju-baju ini anak-anak tidak hanya bisa bergaya tapi juga sekaligus belajar mengenal dan mencintai binatang," ujar Ardistia Dwi Asri, desainer yang menjadi juri dalam event Esmod Jakarta Fashion Festival 2013 (EJFF), saat ditemui di Skenoo Hall Gandaria City, Jakarta, Kamis (6/6/2013) lalu.

Baju-baju bergambar kakatua itu dirancang oleh Fransisca Angelina. Salah satu siswa Esmod Jakarta ini memamerkan koleksinya, "Cockatoo Kidswear Spring/Summer 2014" dengan variasi mode baju yang terinspirasi dari burung kakatua.

Desain-desain itu menjadi unik karena potongan dan padu padannya yang pas dan identik dengan kakatua. "Idenya kreatif, dan ternyata bisa direalisasikan dalam bentuk busana siap pakai dan nyaman," tambah Ardistia.

Karya Cockatoo menjadi satu dari 15 koleksi desain mahasiswa yang masuk dalam penilaiannya. Desainer yang melekat dengan label Ardistia New York itu mengaku takjub dengan kreativitas siswa-siswa sekolah mode sekarang yang makin kreatif.

"Justru saya yang banyak mendapat inspirasi setelah melihat karya mereka," tuturnya lugas.

Selain busana anak-anak dari ide binatang, ada juga busana pria yang terinspirasi dari mobil balap atau sports car. Pengembangan ide menjadi koleksi busana olahraga atau sportswear dengan desain yang modis sekaligus nyaman dipakai.

"Tidak hanya bagus dari segi ide, tapi eksekusinya juga baik. Ini menarik," kata Ardistia.

Dua koleksi tersebut menjadi rancangan yang melekat dalam ingatannya selama proses penjurian dalam gelaran EJFF. Selain itu ada 60 koleksi lain yang terbagi dalam kategori womenswear, menswear, dan kidswear.

Pameran tugas akhir siswa Esmod ini dipamerkan di Skenoo Hall Gandaria City dari 6-9 Juni 2013. Beberapa di antaranya dipajang layaknya counter atau toko yang mirip dengan yang ada di pusat perbelanjaan. Lengkap dengan konsep etalase atau merchandise yang mencolok mata, seperti pemutaran video, penempatan manekin, serta penataan ruang.

Koleksi Cockatoo sendiri didesain seperti berada di area kebun binatang. Ada juga konsep penataan untuk perkemahan, atau klub malam.

Di antara dominasi sportswear, beberapa koleksi untuk anak mengusung nuansa dan gagasan yang baru. Selain tema kakatua, ada juga sportswear for kids yang terinspirasi dari sepeda.

Editor :

Dini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/06/07/19543812/Desain.Busana.Jadi.Ajang.Belajar.Buat.Anak