Wednesday, July 31, 2013

Ketika Teman Jadi Bos

KOMPAS.com - Punya teman yang jadi atasan mungkin bikin serba salah. Mau berakraban di kantor takut disangka menjilat. Apa yang sebaiknya dilakukan?

* Kapan teman, kapan bos.
Di luar lingkungan kantor, Anda boleh saja menyapanya seperti layaknya Anda menyapa seorang teman. Tapi, bila berada dalam suasana kerja, biasakanlah untuk memanggilnya dengan sebutan lebih formal, misalnya, Ibu, Mbak, Mas, dan sebagainya.

* Bersikap profesional.
Di luar kantor boleh ia jadi teman, tapi di kantor dia tetap jadi atasan Anda. Jangan karena dia adalah teman, lantas Anda memintanya untuk memberikan privilege, misalnya, tidak memberikan pekerjaan berat kepada Anda, deadline mundur, atau bekerja asal kelar tanpa memerhatikan kualitas. Bekerjalah profesional seperti biasanya, dengan menganggap yang menjadi bos itu bukan teman Anda.

* Terbuka.
Sebagai teman, sudah selayaknya Anda dan dia saling mendukung. Jadilah rekan yang bisa diajak diskusi, bertukar pikiran maupun memberikan kritik yang bisa memacunya bekerja lebih bagus dan berprestasi. Jangan mentang-mentang atasan adalah teman, Anda jadi sungkan mengkritik dan hanya ingin menyenangkannya. Teman yang baik adalah yang memberikan masukan positif sekalipun terdengar pahit.

* Jangan sia-siakan kepercayaannya.
Ketika Anda diminta memimpin sebuah proyek, kerjakan dengan baik. Dengan begitu dia akan terus memberikan pekerjaan menantang yang akan mendongkrak karier Anda.

(Majalah Chic/Erika Paula)

Sumber :

Editor :

Wawa


http://female.kompas.com/read/xml/2013/08/01/1110045/Ketika.Teman.Jadi.Bos

Bulan Puasa, Anggaran Belanja Naik "Gila-gilaan"

KOMPAS.com - "Pusiiiiiiiing. Kepala serasa mau pecah mikirin pengeluaran yang gila-gilaan bulan ini," ujar Ika (31), ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/7/2013) lalu.

Bayangkan, bulan ini Ika harus mengeluarkan uang besar untuk biaya sekolah dua anaknya, harus menyisihkan uang untuk mudik ke Lampung, dan mengalokasikan uang untuk biaya Lebaran. Pada saat yang sama, harga kebutuhan pokok, mulai dari daging, telur, ayam, bawang, cabai, dan sayur-mayur, naik tidak karuan menyusul naiknya harga bahan bakar minyak.

Tidak berhenti di situ, ia harus menanggung penaikan ongkos antarjemput anak sekolah, membayar aneka THR untuk satpam perumahan dan guru sekolah, mengeluarkan uang untuk berbagai acara buka bersama, dan sederet pengeluaran lainnya.

"Kalau dibikin catatan, daftar pengeluaran yang sifatnya dadakan saja bisa panjang sekali," tambah Ika yang pengeluaran rutin per bulannya sekitar Rp 6 juta, di luar angsuran rumah.

Sebenarnya, pembengkakan pengeluaran selama bulan puasa dan menjelang Lebaran sudah ia antisipasi jauh-jauh hari. Namun, perhitungannya tahun ini benar-benar amburadul lantaran harga kebutuhan pokok melonjak tinggi. Ia mencontohkan, belanja bulanannya rata-rata di bawah Rp 1 juta.

Di bulan puasa ini, ia menambah anggaran belanja menjadi Rp 1 juta. Namun, kenaikan harga-harga yang sangat tinggi membuat pengeluaran belanja bulanannya membengkak jadi Rp 1,5 juta.

Uang belanja harian yang biasanya Rp 100.000 untuk tiga hari, lanjut Ika, ia prediksi hanya cukup untuk dua hari di bulan puasa. "Kenyataannya uang segitu habis untuk belanja sehari. Bayangkan saja, harga daging naik 30 persen, cabai dan bawang naik 100 persen, sayur-mayur naik 15 persen. Yang turun ongkos kereta rel listrik doang," tutur Ika setengah berteriak.

Banjir sumbangan
Nana (31), ibu rumah tangga di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, juga dipusingkan berbagai pengeluaran dadakan di luar pengeluaran rutin. Sebulan terakhir ini, katanya, aneka proposal dan edaran datang silih berganti. Isinya nyaris sama, yakni permintaan sumbangan untuk aneka kegiatan Ramadhan, sumbangan untuk acara buka puasa bersama, iuran THR satpam perumahan, iuran untuk biaya penambahan satpam selama musim mudik Lebaran, dan iuran untuk THR guru.

"Kalau dihitung-hitung setiap hari bisa mengeluarkan uang Rp 100.000 untuk iuran ini-itu. Belum lagi ada orang yang datang pinjam uang Rp 1 juta-Rp 2 juta. Semua itu di luar perhitungan," katanya.

Tahun lalu, ia hanya mengeluarkan THR untuk pembantu rumah tangga, tukang ojek langganan, THR satpam, dan menyumbang satu-dua acara pesantren kilat. Tidak ada pengeluaran untuk THR guru, acara buka puasa bersama, dan uang jemputan mobil untuk mengantar anak ke sekolah lantaran anaknya waktu itu belum sekolah.

Pengeluaran lainnya, seperti biaya mudik Lebaran, sudah ia persiapkan jauh-jauh hari. Namun, hitungannya salah lantaran harga tiket pesawat yang ia peroleh tahun ini lebih mahal dari dana yang ia siapkan.

"Tahun lalu saya dapat tiket pesawat Rp 1,6 juta pergi pulang, sekarang Rp 2 juta pergi pulang. Padahal yang pulang kampung lima orang. Pusing nutupi kekurangannya sebab penghasilan dan THR dari kantor tidak bertambah," ujarnya.

Disiplin anggaran
Fioney Sofyan, perencana keuangan dari Fin-Ally Consulting, mengatakan, tahun ini memang tahun yang berat buat banyak ibu rumah tangga. Meski mereka telah merencanakan pengeluaran menjelang Lebaran sejak jauh-jauh hari, nyatanya perhitungan mereka meleset lantaran banyak anomali.

Sebagai perencana keuangan sekaligus ibu rumah tangga, ia sendiri salah perhitungan tahun ini. Pos-pos anggaran selama bulan puasa yang ia buat sudah benar, seperti pos untuk dana mudik, kebutuhan rutin, biaya sekolah, dan lain-lain.

"Yang keliru jumlah anggarannya. Habis bagaimana, kenaikan harga terjadi menyeluruh, mendadak, dan serempak dalam sebulan menyusul naiknya BBM. Perencana keuangan yang jago pun bisa salah perhitungan kalau situasinya seperti ini."

Agar bisa berhemat, Fioney menyarankan agar rumah tangga disiplin dalam berbelanja bulanan sebab pengeluaran belanja bulanan naik paling tinggi. "Belanjalah sesuai daftar belanjaan. Jangan beli yang aneh-aneh," tegasnya.

Selanjutnya, tekan konsumsi rumah tangga selama bulan puasa. "Caranya, sediakan menu makanan seperti biasa. Kalau tidak sanggup bikin rendang daging, bikin balado terung saja. Jangan mentang-mentang di bulan puasa kita memaksakan diri beli makanan-makanan mahal," tambahnya.

Kurangi dana hiburan keluarga dan acara buka puasa bersama yang menguras uang. Jika masih tetap defisit, gunakan dana darurat untuk menutupi pengeluaran yang benar-benar mendesak. Jangan menggunakan dana sekolah anak.

"Setelah Lebaran segera ganti dana darurat yang terpakai. Lalu rencanakan kembali pengeluaran keluarga bulan-bulan berikutnya, termasuk Lebaran yang akan datang," tutur Fioney.

Seperti saran Fioney, Ika dan Nana telah menggunakan dana darurat untuk menutupi pengeluaran tahun ini. "Saya sudah pakai Rp 2 juta dari Rp 3 juta dana darurat yang saya punya. Kayaknya sampai bulan ini dana darurat itu bakal habis," ujar Ika.

Ika juga mengevaluasi ulang rencana pulang kampung ke Lampung tahun ini dan menanam lebih banyak tanaman cabai di pekarangan rumahnya. Tanam cabai? "Ya, untuk mengantisipasi kenaikan harga cabai yang bikin ibu rumah tangga trauma," katanya serius.

(Budi Suwarna)

Sumber :

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/31/1508478/Bulan.Puasa.Anggaran.Belanja.Naik.Gila.gilaan.

Kencan dalam Diam Terasa Lebih Intim

KOMPAS.com - Jenis kencan satu ini pernah berlangsung di London, Inggris. Salah satu perempuan yang melakoninya menuturkan cerita yang menarik dari proses kencan diam atau silent dating ini.

Diana, sebut saja namanya, ikut dalam program khusus ini dengan membayar biaya senilai sekitar Rp 300.000. Dia dipertemukan dengan 13 perempuan lain, serta 14 pria yang masih lajang. Prosesnya adalah mereka akan dihadapkan satu sama lain dalam satu ruangan.

Jika biasanya kencan dimulai dari obrolan sederhana lalu berlanjut ke obrolan intens seiring waktu berjalan, silent dating tidak demikian. Tak ada pembicaraan, karena para peserta program ini berkomunikasi lewat bahasa tubuh atau menirukan suara lain dalam durasi dua jam.

Adam Taffler, yang menggagas program perjodohan "Ssh Dating" ini mengatakan, dirinya melihat bahwa kencan sambil menikmati alkohol dan obrolan tidak begitu berhasil dalam menampilkan karakter asli masing-masing. Dia menginginkan sesuatu yang lebih intim dan mendekatkan calon pasangan.

"Ketika kita tidak bisa berbicara dengan seseorang yang ada di hadapan kita, maka komunikasi masuk pada level yang lebih dalam dan intim," ujarnya beralasan.

Benarkah demikian? Diana merasakan hal yang berbeda. Lucy Baker, sebagai organizer mengawali program dengan menjelaskan cara mainnya. Pertama, tidak boleh ada komunikasi verbal. Masing-masing akan duduk saling berhadapan untuk beberapa menit, dan diizinkan untuk membuat suara atau isyarat.

Pada awalnya diam yang benar-benar diam. Lalu setiap orang lalu mulai berbicara lewat tatapan mata sebelum kemudian berjabat tangan. Diana pertama berkenalan dengan salah satu pria berjanggut lebat. Dia tersenyum, lalu Diana balas senyum. Pada awalnya, Diana mengaku agak terasa janggal. Namun kemudian suasana mencair begitu Lucy mengajak semua yang ada di sana melompat ke udara dan berteriak untuk melepaskan ketegangan.

Mereka lalu diminta berpasangan. Si pria berjanggut lalu memberi reaksi, menunjuk anting, dan memberi jempol. Diana balas memberi jempol. Begitu bel berbunyi, mereka berganti pasangan. Kali ini Diana berhadapan dengan pria bermuka lebar dan dipenuhi bintik-bintik merah.

Lagi-lagi dia mendapat jempol untuk antingnya. Pria lain yang ia dapati kemudian membuat isyarat, apakah dia bermain piano. Diana lalu mengangguk dan memberi suara tinggi sebagai tanda bahwa ia juga jago menyanyi. Keduanya tertawa, dan suasana menjadi lebih hangat.

Seiring berjalan waktu, Diana mulai merasa relaks dengan kencan tanpa suara ini. Kadang ia menggonggong menirukan suara anjing ketika ada pertanyaan isyarat akan binatang piaraan. Obrolan berlanjut sampai ke hal-hal kecil lainnya, tapi masih dalam gestur gerak tangan.

Pengalaman dalam diam kemudian dirasa Diana menyenangkan. Meski tanpa bicara, tatapan mata dan gerak tubuh memberikan rasa intim yang berbeda. Ketika perhatian lalu terarah pada gerak bibir, ada gairah yang sedikit muncul.

Jadi, apakah benar rasa itu bisa muncul walau dalam keadaan diam sekalipun? Mungkin praktik bisa membuktikannya.

Sumber :

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/31/1407310/Kencan.dalam.Diam.Terasa.Lebih.Intim

Tuesday, July 30, 2013

Dampak Buruk Anak Kebanyakan Ngemil

KOMPAS.com - Ngemil sepertinya sudah jadi kebiasaan semua orang. Orangtua, remaja, sampai anak-anak, pasti suka ngemil. Selama masih dalam batas yang wajar, ngemil sebenarnya termasuk sehat. Tetapi bagaimana dengan anak-anak, yang belum dapat membatasi diri saat ngemil?

"Banyaknya varian camilan yang beredar di pasaran dengan berbagai bentuk dan warna yang menarik membuat anak-anak jadi tergoda untuk membeli. Padahal ini belum tentu sehat," ungkap Prof Hardinsyah, Ketua Pergizi Pangan Indonesia, saat peluncuran GoVit di fX Sudirman, Jakarta, Senin (29/7/2013) lalu.

Ia memaparkan, menurut survei yang dilakukan BPOM pada tahun 2011 lalu, 35,5 persen jajanan anak di sekolah ternyata tidak memenuhi syarat kesehatan dan kebersihan. Padahal dalam usia sekolah, anak membutuhkan gizi dan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhannya. Di sinilah peran orangtua dalam menentukan kesehatan dan perkembangan anak.

Lalu apa dampak buruknya bila anak ngemil sembarangan tanpa pengawasan orangtua?

1. Gizi tak seimbang
Kadang orangtua membiarkan anak lebih banyak ngemil dibanding makan. "Daripada anak nggak makan, mendingan dia ngemil saja." Mungkin banyak yang berpikiran seperti itu. Namun
kondisi ini harus diwaspadai. 

Anak yang terlalu banyak makan camilan yang tak terjamin kadar gizinya akan mengalami masalah pertumbuhan. Yang lebih bahaya, camilan yang beredar di pasaran banyak mengandung bahan pengawet, zat pewarna, penyedap rasa, dan lain sebagainya.

"Idealnya, camilan itu hanya sebagai selingan. Dan frekuensinya tidak lebih dari frekuensi makan besar harian," papar dokter spesialis anak, dr Rifan Fauzie, SpA, dalam acara yang sama.

2. Pola makan terganggu
Terlalu banyak ngemil akan mengganggu pola makan anak. Parahnya, si anak mungkin jadi lebih suka ngemil daripada makan besar. Karena sudah banyak ngemil, anak sudah merasa kenyang duluan sebelum makan nasi. Padahal gizi yang ada di dalam camilan tidak bisa mencukupi kebutuhan gizi untuk pertumbuhan anak.

"Satu dari tiga anak Indonesia mengalami masalah tinggi badan yang rendah. Salah satu penyebabnya adalah karena kurang gizi saat usia tumbuhnya," jelas Prof Hardin.

3. Dampak kesehatan langsung
Kadar gula serta lemak yang tinggi juga jadi masalah utama pengganggu gizi dan tumbuh kembang anak. Kedua bahan dalam camilan ini bisa menyebabkan anak-anak mengalami obesitas (kegemukan) dan atau diabetes.

Selain dua penyakit ini, penyakit yang mungkin timbul akibat terlalu banyak menyantap camilan tak sehat adalah hipertensi, kolesterol, dan jantung. "Jangan pikir anak-anak tak bisa terkena hipertensi. Kandungan garam yang terlalu tinggi dan menumpuk di dalam tubuh bisa membuat anak jadi hipertensi," imbuhnya.

Editor :

Felicitas Harmandini

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/31/1302393/Dampak.Buruk.Anak.Kebanyakan.Ngemil

Monday, July 29, 2013

Busana Muslim Indonesia Curi Perhatian di London

KOMPAS.com – Kemajuan pesat terhadap busana muslim ternyata tidak hanya dinikmati oleh para pecintanya di Tanah Air. Pasalnya, kaum muslimah di luar negeri, seperti di London, menyambut antusias perkembangan mode busana muslim Indonesia.

Baru-baru ini, desainer busana muslim Tuty Adib dan Jeny Tjahyawati diundang untuk mengisi acara The Urban Moslem Women Show di London, Inggris, beberapa waktu lalu. Dalam pagelaran tersebut, Tuty dan Jeny berbagi cerita mengenai antusiasme kaum muslim di sana terhadap fashion muslim Indonesia.

Perempuan muslimah di London terkejut dengan keberanian muslimah Indonesia dalam bermain warna dan memadupadankan segala jenis pakaian.

"Mereka antusias sekali menyambut kami, yang dianggap membawa angin segar dalam berbusana. Mereka terkejut dengan keberanian kita dalam permainan warna," tutur Jeny pada KompasFemale di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia juga menuturkan, para muslimah di London lebih banyak menerapkan turban sebagai jilbab mereka. Setelah melihat banyak cara lain dan fashionable untuk memakai jilbab, mereka pun tertarik untuk memelajarinya.

"Mereka kagum dengan kreativitas berhijab muslimah Indonesia," imbuhnya.

Ketika kedua desainer busana muslim ini berada di sana, mereka menemukan banyak fakta bahwa kaum muslim di London sudah meningkat pesat. Lebih dari 500 perempuan menghadiri acara tersebut. Dan antusiasme mereka terhadap  dunia fashion pun besar.

The Urban Moslem Women Show yang digelar tiap tahun merupakan ajang yang cukup besar bagi muslimah di London. Acara ini merupakan perkumpulan pada hijabers London, dan mengundang desainer busana muslim dari luar kota London. Tahun ini, Tuty Adib dan Jeny Tjahyawati yang diundang untuk mewakili Indonesia.

"Ini juga merupakan kesempatan yang besar bagi perkembangan busana muslim Indonesia untuk dikenal lebih luas. Ada kemungkinan untuk kita, dibantu oleh pemerintah, mengembangkan industri ini ke arah yang lebih lebar," tambah Tuty.

Jika, pemerintah Indonesia lebih banyak membuka peluang ini, misi menjadikan Indonesia sebagai kiblat busana muslim dunia pastinya akan terealisasikan. Bagaimana menurut Anda?

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/30/0641101/Busana.Muslim.Indonesia.Curi.Perhatian.di.London

Menuai Laba dari Bisnis Musiman Mukena Bali

KOMPAS.com - Selalu ada bisnis musiman yang unik selama Ramadhan dan jelang Lebaran. Dari kebutuhan makanan, pakaian hingga perlengkapan beribadah. Salah satunya mukena yang dibutuhkan untuk shalat tarawih juga shalat Id.

Ramadhan tahun ini, bisnis mukena Bali menjadi primadona. Bahkan 1-2 bulan sebelum Ramadhan mukena Bali sudah ditawarkan. Warna berani dengan motif berukuran besar membuat pemakainya terlihat menonjol. Warna putih bukan lagi menjadi andalan saat pembeli memilih mukena. Justru warna berani seperti merah, kuning, hijau menjadi pilihan. Kalaupun mencari warna lebih lembut, warna ungu menjadi favoritnya. Mukena bermotif tye dye atau terlihat seperti pelangi juga digemari.

Mukena Bali laris terjual dengan harga kisaran Rp 125.000 untuk ukuran standar hingga Rp 170.000 untuk ukuran jumbo. Pusat grosir seperti pasar Tanah Abang, pasar Cipulir juga menjual mukena Bali dengan harga bervariasi, rata-rata Rp 80.000.

Perbedaan harga ini menentukan kualitas bahan dari mukena dengan ciri khas motif bunga atau daun berukuran kecil hingga besar, yang mendominasi bagian atasan dan bawahan mukena. Bisa dibilang, perempuan yang berani tampil beda menjadi sasaran utama produk asal Bali ini.

Lantaran banyak peminatnya, jumlah reseller juga semakin meluas. Kaum ibu yang sebelumnya tak pernah berbisnis pakaian pun menuai laba dari bisnis musiman ini.  Kepada Kompas Female, dua perempuan berbagi pengalamannya menjadi reseller mukena Bali.

Nurlailah (33), ibu satu anak ini juga kecipratan untung dari bisnis musiman mukena Bali. Dengan sistem pemesanan, ibu rumah tangga yang akrab disapa Ela ini mendapatkan profit 20 persen dari satu set mukena Bali. Ia berhasil menjual 40 set mukena dalam satu bulan.

"Keuntungannya lumayan untuk tambahan kebutuhan Lebaran, saya juga bisa mengirimkan uang ke adik dari bisnis mukena Bali ini," ungkap Ela.

Ela juga mendapatkan kemudahan dari agen. Ia hanya perlu memesan dan membayar ke agen ketika mendapatkan pesanan dari pembelinya. Mengandalkan BlackBerry Messenger, Ela menawarkan produk dan menerima pesanan.

Lain lagi dengan Wulan Kassim (37) yang membeli 100 set mukena ke supplier di Bali. Kemudahan yang ia terima berupa gratis ongkos kirim barang dari Bali ke Depok, tempat tinggalnya.

Wulan menjual mukena Bali Rp 130.000 untuk ukuran standar dan Rp 170.000 untuk ukuran jumbo.

"Ada pelanggan yang bilang mukena Bali dari saya mahal, namun ada juga yang bilang setimpal dengan kualitasnya. Mukena yang saya jual berbeda dengan grosiran atau mukena yang dipilih acak dari pabriknya," ungkap pemilik toko online Wekaolshop ini.

Wulan mengakui, bisnis mukena Bali banyak pesaingnya dan harganya bersaing ketat. Meski begitu, bisnis Wulan berjalan mulus. Bahkan belum sempat memotret koleksi terbaru untuk dipamerkan, produk mukena Bali yang dijualnya sudah laku dipesan.

Editor :

Wawa


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/29/1803451/Menuai.Laba.dari.Bisnis.Musiman.Mukena.Bali

Ketika Si Manusia Barbie Tak Langsing Lagi

KOMPAS.com – Setiap wanita sepertinya tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki, dan rela melakukan serangkaian operasi plastik untuk menjadikan mereka tampil sempurna. Nah, ketika puluhan kali operasi sudah dilakukan tetapi kemudian mereka terserang penyakit yang membuat kesempurnaan mereka sirna, tak terbayang bagaimana perasaan mereka.

Itulah yang terjadi pada Jenny Lee. Ia begitu terobsesi dengan sosok Barbie, sehingga melakukan berbagai prosedur operasi sampai 59 kali. Jenny, yang tampil dalam Oprah Show pada tahun 2004, mengejutkan pemirsa karena wajahnya yang amat menyerupai Barbie.

Tujuh tahun kemudian, Jenny kembali tampil dalam Oprah, di episode Where Are They Now? (episode yang mengisahkan kabar terbaru dari tokoh-tokoh yang pernah ditampilkan di acara ini). Jenny kembali mengejutkan penonton karena mengungkapkan mengungkapkan bahwa ia mengidap fibromyalgia. Kemolekan wajah dan tubuhnya berangsur-angsur menghilang karena penyakit yang membuatnya mengalami kenaikan berat badan itu.

"Awalnya ini merupakan pukulan besar bagi harga diri saya," kata ibu dua anak asal Austin, Texas ini kepada Oprah. "Saya harus benar-benar berdamai dengan fakta bahwa untuk pertama kali dalam hidup saya, saya tidak bisa mengontrol tubuh saya."

Ketika pertama kali bertemu Oprah, dia berbicara tentang "pertempuran" dengan harga dirinya mengenai kecantikan yang sempurna ketika masih muda. "Saya merasa seperti tidak menjadi diri sendiri, karena saya berusaha keras untuk diterima. Ketika melihat sosok saya lagi, saya masih tidak suka dengan apa yang saya lihat sekarang ini," jelasnya.

Ketidakpuasan Jenny terhadap penampilannya menyebabkan dirinya rela menjalani operasi plastik sebanyak 26 kali pada saat berusia 28 tahun, termasuk tiga kali implan bibir, dua kali pembesaran payudara, tiga kali pengencangan payudara, dan sedot lemak.

Usai bertemu Oprah, Jenny menikah dan mempunyai anak. Saat itu keinginan untuk melakukan operasi plastik sempat terkendali karena ingin fokus mengasuh anaknya. Namun hal itu tidak berlangsung lama, dan Jenny kembali menjalani 33 prosedur operasi, termasuk empat kali rhinoplasty (operasi mengubah bentuk hidung).

Tetapi peristiwa lain dalam hidupnya tidak berjalan sesuai apa yang ia inginkan. Setelah didiagnosis menderita fibromyalgia, ia merasakan kesakitan yang luar biasa.

"Saya selalu kesakitan, setiap saat, setiap hari, 24 jam sehari, tujuh hari seminggu," kata perempuan yang aslinya berambut ikal, coklat gelap, dan berlesung pipi ini.

Saat ini Jenny terus berjuang dengan citra tubuhnya sendiri, sekaligus berusaha memastikan putri sulungnya, Kaleigh, tidak akan pernah melakukan hal yang sama.

"Saya akan membuat Kaleigh untuk tidak pernah melakukan seperti apa yang saya lalui sekarang ini. Saya selalu meyakinkan dirinya bahwa ia sudah sempurna secara alami," paparnya termenung.

"Dia terlahir cantik dengan caranya sendiri, dan secara pribadi saya akan lebih suka ia tidak akan melakukan apa pun untuk mengubahnya."

Sumber :

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/29/1604195/Ketika.Si.Manusia.Barbie.Tak.Langsing.Lagi

Sunday, July 28, 2013

Kalau Orangtua Kurang Kreatif

KOMPAS.com - Kreativitas penting dimiliki anak sebagai bekal untuk hidup mandiri di masa mendatang. Dengan kreativitas tertanam dalam dirinya, anak memiliki kemampuan menyelesaikan masalah dengan baik, mampu mengontrol emosinya, dan ragam manfaat positif lainnya. Karenanya orangtua punya peran penting untuk mengasah kreativitas anak.

Lantas, bagaimana bisa mengasah kreativitas anak bila orangtua merasa kurang kreatif?

Psikolog anak dan Praktisi TheraPlay, Rini Hildayani, MSi mengatakan orangtua harus merasa bisa untuk menjadi pribadi yang kreatif. Karena pada dasarnya, setiap orang itu kreatif.

Kalau pun ada orang dewasa yang merasa kurang kreatif, Rini mengatakan, masalahnya terletak di motivasi.

"Orang dewasa bisa jadi kreatif, karena perkembangan kreativitas itu dinamis bukan sesuatu yang statis. Faktornya motivasi," ungkapnya seusai talkshow Scotch Craftivity "Show Your Magic", di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Jadi, kalau ada orang dewasa termasuk orangtua merasa kurang kreatif, faktor utamanya adalah motivasi. Orangtua harus mau kreatif. Setelah mendapatkan motivasi yang kuat, pola pikir mengenai kreativitas juga perlu diubah.  

Rini menjelaskan, kreativitas perlu dipahami bukan hanya berkaitan dengan produk atau karya seni yang kreatif. Kreativitas bentuknya beragam, tidak hanya figural atau produk tapi juga bisa berupa kreativitas verbal.

"Kreativitas jangan dilihat hanya dari produk visual, tapi bisa juga dengan verbal atau ide. Berpikirlah kreatif kalau tidak bisa menciptakan produk kreatif. Kreatif bisa dari ide, jadi gali lebih dalam ide tersebut. Bermainlah kata-kata dengan anak-anak, misalnya saat dijalan melihat plat nomor mobil, beberapa hurup di plat nomor tersebut bisa dijadikan ide kreatif bersama anak seperti mencari kepanjangan dari huruf-huruf tersebut," jelas Rini.

Untuk memunculkan ide kreatif, orangtua dan anak juga bisa berganti peran. Minta anak untuk memunculkan ide kreatif, lalu orangtua mencontohnya. Namun sebelumnya, picu kreativitas anak dengan memberikan contoh bentuk kreativitas ciptaan orangtua. Sekali lagi, tak harus berbentuk figural tapi bisa berupa verbal.

Editor :

Wawa


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/29/1059286/Kalau.Orangtua.Kurang.Kreatif

Friday, July 26, 2013

Parade Tenun yang Sudah Menjelajah Dunia

KOMPAS.com - Eksplorasi kain tenun seakan tak ada habisnya. Apalagi dengan kekayaan tradisi di Indonesia. Yang biasanya hanya melekat sebagai kain sarung, ternyata juga menarik ketika dijadikan mini dress, blus, rok, hingga gaun malam.

Setidaknya begitulah nuansa yang hadir ketika empat desainer yang diusung Cita Tenun Indonesia kembali menggelar parade busana rancangan mereka dalam gelaran "Ramadhan In Style", yang bertempat di Lamoda, Plaza Indonesia, Jakarta Kamis (25/7/2013) lalu. Beberapa koleksi sudah pernah ditampilkan di New York, Paris, Tokyo, hingga Wina, Austria.

Empat desainer yang unjuk koleksi itu adalah Denny Wirawan, Auguste Soesastro, Ari Seputra, dan Chossy Latu. Keempatnya digandeng CTI untuk mengeksplorasi kain tenun potensial dari berbagai daerah di Indonesia.

Denny mengolah kain tenun palembang, Auguste menggabungkan tenun dari Garut, Bali, dan Sambas, Ari Seputra mendalami kain tenun lombok, lalu Chossy Latu menjadikan tenun palembang tampil lebih modis dan enak dilihat.

Satu per satu karya rancangan empat desainer ini diperagakan dalam show eksklusif yang digelar Plaza Indonesia bersama Cita Tenun Indonesia. Denny menampilkan lima set koleksi tenun palembang olahannya yang didominasi warna-warna tanah, beige, khaki, yang menurutnya terinspirasi dari padang savana.

Beberapa item dari koleksi Denny tersebut baru saja dipamerkan di Japan Fashion Week International Fair di Tokyo. Menurut dia, olahan tenun dibuatnya menjadi lebih mudah dipakai dan dipadupadankan. Tidak tertutup kemungkinan juga bagi perempuan muslim yang bisa menambahkannya dengan seledang atau bahan tertutup.

"Beberapa koleksi yang saya tampilkan masih kuat dengan ciri khas saya, yakni berupa jaket, blazer, dan bolero," ujar Denny menambahkan.

Berbeda dengan Denny, Ari Seputra mengolah kain tenun lombok dengan bermain-main pada motifnya. Kata dia, ada beberapa motif asal Lombok yang sangat khas dan menarik untuk diolah. Di antaraya motif Subhanallah, yang bersegi enam dengan dominasi warna hitam dan putih. Ada juga Pucuk Cemara, burung merak yang disebut Keker, dan di bagian tertentu menggunakan Sabuk Anteng.

Untuk menjadikannya berkesan modern, Ari membuat potongan origami yang simpel. Untuk bahan, ia mengkombinasikan motif dengan kain polos sehingga menjadi lebih menarik. Di antara koleksi kain tenun Ari ini, ada yang pernah tampil dalam parade show yang digelar Summarecon dan Garuda tahun lalu di Jakarta.

Gagasan menjadikan tenun agar lebih mudah dipakai juga diaplikasikan Auguste. Desainer yang baru saja tampil di New York ini membuat kombinasi tenun dari Garut, Sambas, Bali, dan Palembang.

"Supaya tenun tampil lebih modis, saya membuatnya tidak begitu mencolok," ujarnya meyakinkan.

Auguste menampilkan lima set olahan tenunnya yang antara lain berupa jumpsuit yang mirip dengan yang dikenakan oleh Maudy Koesnady saat tampil di Festival Film Cannes. Secara keseluruhan koleksi Auguste sangat mengesankan, karena minimalis tapi elegan.

Sementara, Chossy Latu, mengolah tenun palembang menjadi beberapa outfit yang tiba-tiba mencuri perhatian. Tanpa aksen prada yang keemasan, kain tenun itu tampil dengan potongan yang modis dan enak dilihat. Ada mini dress, blus yang dipadupadan dengan blazer, dan permainan warna polos dan motif yang pas. Bersama CTI, koleksi tenun Chossy pernah tampil juga di Wina Austria.

Parade hari itu makin menegaskan betapa kain-kain tenun dari berbagai daerah di Indonesia sangat berpotensi menjadi busana yang menarik. Apalagi di tangan desainer yang tepat, tenun bakal menjadi pilihan berbusana yang berkelas. Dalam waktu dekat siapa tahu akan menjadi populer, tak lagi berkesan berat.

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/26/1505295/Parade.Tenun.yang.Sudah.Menjelajah.Dunia

Thursday, July 25, 2013

Koleksi Royal Kaftan Amy Atmanto

KOMPAS.com – Saat bulan Ramadhan, busana muslim identik dengan kaftan. Untuk memenuhi kebutuhan kaum perempuan akan ragam busana kaftan, perancang Amy Atmanto mengeluarkan kurang lebih 20 koleksi busana muslim bertema "The Fabulous Attire: Charming, Elegant & Stylish in Royal Kaftan" by Amy Atmanto.

Dalam koleksi kaftan ini, Amy tetap menghadirkan ciri khasnya, yaitu penggunaan kristal dan bordir yang gemerlap. Pemilihan warna-warnanya pun ia sesuaikan dengan tema Ramadhan pada umumnya, seperti putih, hijau daun, dusty pink, sampai merah darah.

"Warna yang colourful dan detailnya yang elegan tetap saya pertahankan. Kaftan itu sendiri juga menurut saya adalah busana yang universal, sehingga bisa untuk mereka yang sudah berhijab atau belum, sesuai dengan tradisi kehidupan perempuan Indoneaia," paparnya saat konferensi pers seusai show-nya di Galeries Lafayette, Pacific Place, Jakarta, Kamis (25/7/2013) lalu.

Pada pagelaran busananya ini, Amy sengaja mengundang beberapa kliennya yang kerap membeli dan memakai busana rancangannya. Kliennya tersebut terdiri atas para sosialita dan artis ibu kota, salah satunya Dewi Gita. Dewi mengaku senang sekali bisa diajak memperagakan koleksi busana Amy, karena ia merupakan salah satu penggemar karya-karya rancangannya.

"Saya sudah lama mengenal karya Amy. Setelah lama mengenal, akhirnya ia mengajak saya, dan ini merupakan suatu kehormatan bisa mengenakan karya terbaik mbak Amy," tutur istri Armand Maulana itu. Sosok Amy dinilainya memiliki cita rasa yang baik dalam rancangan busananya, dengan potongan klasik modern, charming, elegan, dan santun.

Amy yang juga private partner Swarovski Internasional ini memberikan taburan swarovski dalam koleksi kaftannya kali ini.

"Buat saya kaftan bisa dieksplorasi dengan variasi yang banyak. Yang utama menjadi inspirasi saya yaitu penampilan para ratu di Turki," imbuh pemilik label Royal Sulam Kebaya ini.

Show di Galeries Lafayette ini tampaknya tidak sekadar untuk tujuan komersial. Sebagian hasil penjualan busana ini akan ia sumbangkan untuk kaum dhuafa dan tuna rungu melalui Rumah Kreatif Amy Ibrahim miliknya. Yayasannya ini memang sering mengadakan workshop bagi masyarakat umum guna memajukan industri kreatif Indonesia.

"Saya merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut mendidik generasi muda dhuafa dan tuna rungu dengan penuh cinta, karena dalam keterbatasan pun mereka dapat menghasilkan sesuatu yang bernilai sangat tinggi bagi lingkungannya," paparnya menjelaskan.

Keikutsertaan para klien sosialita dan beberapa selebriti Indonesia juga untuk memberikan bantuan mereka untuk yayasan yang dikelolanya.

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/26/1302388/Koleksi.Royal.Kaftan.Amy.Atmanto.

Wednesday, July 24, 2013

Memikat Pria Lewat Pesan Singkat

KOMPAS.com - Memikat hari pria bisa dilakukan lewat cara Anda mengirim pesan singkat kepadanya. Jadi, sebaiknya perhatikan cara Anda menulis pesan singkat sebelum mengirimkannya kepada si dia. Berikut aturan mainnya.

* Tanpa singkatan ekstrem.
"Ak kgn km nih, km lg ap?" Meski isi pesan tersebut kata-kata mesra, namun singkatan yang terlalu banyak pada pesan singkat bisa membuat pria bingung bahkan hilang mood.

Apalagi bila pesan ditulis dengan kombinasi huruf dan angka misalnya "54y4 54y4n9 k4mu". Pria mana pun akan jengkel menerima pesan seperti ini.

Gunakanlah kalimat yang bisa dibaca dan dimengerti. Seperti kata pakar cinta Jen Kirsch, singkatan yang mudah dibaca akan membuat pria menganggap Anda lebih serius dan lebih dewasa.

* Maksimal lima baris.
Saking bersemangat menulis pesan, niat mengirim pesan singkat berubah menjadi cerita pendek. Padahal, bila tujuannya untuk mengetahui isi hatinya atau meminta penjelasan tentang suatu hal, cara berpesan singkat seperti ini bisa berakhir sia-sia.

Kenyataannya pria tak semudah itu memahami pesan yang terlalu panjang. Pesan yang efektif menurut mereka ialah maksimal lima baris atau tak lebih dari dua kalimat. Lalu tunggu balasannya sebelum kembali berkata-kata.

* Tak lewat jam malam.
Marty Backerman dalam bukunya The Heming Way mengatakan perempuan sebaiknya tidak mengirim pesan kepada pria di tengah malam. Sebab ini akan membuat pria beranggapan kalau kita terlalu agresif bahkan mengemis perhatian. Jangan sampai si dia beranggapan Anda tak punya aktivitas lain selain memikirkannya.

(Majalah Chic/Ayunda Pininta Kasih)

Editor :

Wawa


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/25/1208111/Memikat.Pria.Lewat.Pesan.Singkat

Tuesday, July 23, 2013

Membiayai Kebutuhan Lifestyle dengan Menata Keuangan

KOMPAS.com - Setiap orang, termasuk Anda, pasti memiliki kebutuhan dan keinginan. Namun, berapa persen dari pengeluaran Anda yang terpakai untuk membiayai kebutuhan dibandingkan keinginan? Bagi sebagian orang, sangat mungkin jumlah uang yang dikeluarkan untuk membiayai keinginan bisa lebih besar ketimbang membiayai kebutuhan. Kenapa bisa demikian?

Karakteristik penduduk di negara berkembang lazimnya akan mengedepankan life style sebagai suatu kebutuhan. Misalnya, menggunakan pakaian bermerek, makan di restoran mewah, nongkrong di kafe, dan lain sebagainya, yang notabene sebenarnya berada pada kategori keinginan, tetapi naik "kelas" menjadi kebutuhan, bahkan kecanduan.

Saat ini, fenomena bagaimana mencukupi pendapatan untuk membiayai kebutuhan mencuat kembali seiring naiknya harga BBM premium dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500 per liter. Konsekuensi kenaikan harga BBM itu tentu saja luas . Di satu sisi, pemerintah bisa mengurangi subsidi terhadap BBM dan kemudian dana tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan lain yang lebih produktif dan berjangka panjang, misalnya membiayai pembangunan infrastruktur yang memperluas lapangan kerja atau meningkatkan alokasi anggaran untuk pendidikan.

Apa pun peruntukannya, sepanjang memberikan implikasi multiplier produktif terhadap perekonomian, pada dasarnya adalah hal yang bagus. Namun, di sisi lain, kenaikan harga BBM tentu juga memberikan tambahan biaya bagi pelaku ekonomi. Seperti apa?

Naiknya biaya transportasi dan kemudian berdampak pada biaya distribusi barang-barang akan membuat harga barang meningkat. Semua ini akan menimbulkan situasi yang disebut dengan cost push inflation. Pada gilirannya, daya beli masyarakat kebanyakan akan menurun.

Konkretnya, untuk sementara waktu, sampai dengan terbentuknya ekuilibrium atau keseimbangan baru, tentu saja kenaikan harga BBM akan menimbulkan dampak langsung berupa daya tawar uang yang dimiliki menjadi semakin rendah. Oleh karena itu, kalangan masyarakat ini harus menata ulang lagi penggunaan penghasilan untuk membiayai kebutuhan hidup.

Mengatur anggaran
Ketika kebutuhan membiayai pengeluaran meningkat, sementara pendapatan tidak meningkat, maka tidak ada solusi lain kecuali mengatur kembali anggaran pengeluaran. Menata kembali mana saja yang termasuk kebutuhan primer, sekunder, dan tertier.

Bagi sebagian masyarakat yang sudah tergolong tidak miskin, ketiga kebutuhan itu biasanya bisa dipenuhi. Yang berbeda adalah alokasi dananya. Biasanya, 70 persen untuk kebutuhan primer, 20 persen membiayai kebutuhan sekunder, dan 10 persen untuk kebutuhan tertier.

Namun, bagi kalangan yang tingkat penghasilannya sudah cukup baik, alokasi dana untuk kebutuhan sekunder dan tertier bisa lebih tinggi lagi. Bagaimana dengan Anda? Apa pun alokasi anggaran yang sudah dibuat, maka suka tidak suka, saat ini momentum yang tepat untuk melakukan review.

Pertama, cek ulang hal-hal apa yang menjadi kebutuhan primer Anda. Untuk biaya makan, transportasi, pendidikan anak, kesehatan, dan segala jenis kebutuhan yang sebenarnya tidak bergantung dengan situasi apa pun tetap saja Anda mesti penuhi.

Nah, dengan adanya inflasi, otomatis harga-harga yang harus dibayar untuk semua kebutuhan tersebut akan meningkat. Umpamakan kenaikannya 10 persen. Itu berarti, pengeluaran Anda akan bertambah alokasinya untuk keperluan primer, dari sebelumnya 70 persen, menjadi paling tidak 80 persen. Dengan kata lain, hanya tersisa 20 persen sisa pendapatan untuk membiayai kebutuhan sekunder dan tertier.

Konkretnya, pada kesempatan pertama, alokasi anggaran pengeluaran bulanan Anda mesti diubah dan dinaikkan untuk kebutuhan primer. Namun, cara ini tentu saja hanya berlaku bagi kalangan yang pendapatannya sudah bisa menutup kebutuhan primer, sekunder, maupun tertier. Bagaimana dengan yang penghasilannya hanya cukup untuk membiayai kebutuhan primer saja? Lihat langkah kedua berikut ini.

Mengurangi pengeluaran
Kedua, jika penghasilan Anda belum tergolong dalam kalangan yang sudah "merdeka" secara utuh, untuk membiayai segala keinginan, maka suka tidak suka yang harus dilakukan adalah mengurangi pengeluaran Anda, termasuk pengeluaran primer sekalipun.

Bagaimana caranya? Melakukan penghematan dan hanya mengalokasikan pengeluaran terhadap hal-hal yang bersifat kebutuhan pokok. Seperti contoh di atas, sebenarnya di kalangan masyarakat modern kebutuhan primer itu bukan sekadar untuk membiayai sandang, pangan, dan papan.

Namun, juga untuk membiayai kesehatan, transportasi, pendidikan, dan seterusnya yang merupakan kebutuhan dasar yang disebut dengan kesejahteraan basic. Kesejahteraan basic itu adalah tercukupinya pangan, tersedianya rumah, adanya pakaian yang layak, kalau sakit bisa berobat, dan setelah memasuki hari tua tidak terlunta-lunta atau mengalami masalah keuangan.

Nah, jika pendapatan Anda relatif terbatas, pilihannya adalah tetap mengalokasikan anggaran untuk semua jenis kebutuhan yang bersifat mendasar tersebut, tetapi mengurangi kualitasnya sehingga harganya bisa lebih murah. Pilihan lainnya adalah membuat prioritas terhadap jenis pengeluaran tersebut.

Sebagai contoh, mengikuti program asuransi kesehatan sebagai bentuk perlindungan jika mengalami sakit. Ini termasuk kebutuhan pokok. Namun, jenis program asuransi kesehatan itu sendiri bermacam-macam. Nah, Anda memiliki pilihan untuk menentukan yang sesuai dengan kemampuan keuangan Anda, bukan sekadar keinginan.

Demikian juga dengan membiayai kebutuhan berupa pangan. Sebenarnya setiap orang hanya butuh makan tiga kali sehari, tetapi biaya yang dikeluarkan bisa sangat berbeda antara satu orang dan orang lain.

Dalam realitasnya, tidak ada orang yang mati kelaparan jika tidak makan di restoran mewah. Tidak ada juga orang yang kemudian menjadi terhina jika membawa bekal dari rumah. Semuanya merupakan pilihan yang berdampak pada jumlah pengeluaran. Silakan Anda pilih, apakah untuk memenuhi kebutuhan pangan tersebut Anda masih memasukkan unsur gengsi di luar unsur fungsi. Namun, jika akal sehat bicara mestinya yang diutamakan adalah unsur fungsi.

Dengan cara ini, lazimnya Anda akan menghemat banyak. Sebab, sudah banyak survei yang menunjukkan, untuk kebutuhan pangan rumah tangga sebenarnya biaya yang dibutuhkan tidak terlalu besar dibandingkan dengan kebutuhan lain.

Kesimpulannya, ketika harga-harga meningkat, sebelum terbentuknya ekuilibrium baru, maka pola pengeluaran harus mengalami penyesuaian. Dan untuk itu tentu saja dibutuhkan kemauan serta disiplin yang tinggi. Selamat mencoba.

(Elvyn G. Masassya, praktisi keuangan)

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/24/1107106/Membiayai.Kebutuhan.Lifestyle.dengan.Menata.Keuangan

Royal Baby Bakal "Sensitif" seperti William

KOMPAS.com - Jika Pangeran William dan Kate Middleton bertanya pada ahli astrologi tentang putranya yang baru lahir, maka mereka akan diberitahu bahwa sang bayi akan sangat sensitif dan butuh banyak perhatian.

Astrologer asal London, Yasmin Boland, mengungkapkan bahwa anak pasangan The Duke dan Duchess of Cambridge akan memiliki sifat yang pemalu dan baik hati. "Sebagai anak yang berada di bawah bintang Cancer, dia akan menjadi pribadi yang aktif dan sangat dinamis saat tumbuh dewasa," tambah dia.

Royal Baby yang masih belum diketahui namanya ini punya bintang yang sama dengan ayahnya, Pangeran William, dan neneknya, Puteri Diana. Menurut Boland, hal ini sangat positif dan menjanjikan masa depan Kerajaan Inggris yang lebih baik.

"Dia (William) berperilaku baik, berpenampilan menarik, dan akan menjadi ayah sekaligus raja yang sangat penuh perhatian," ungkapnya menambahkan.

Putra William dan Kate juga memiliki lingkup bulan Capricorn (bintang yang sama dengan Kate) yang mengindikasikan dia akan menjadi seorang yang ambisius dan pekerja keras. Si bayi diramal akan tumbuh menjadi orang yang peka dengan sejarah, namun tidak dalam hal bisnis, dan atau bersantai.

Terakhir, ada sedikit pengaruh Scorpio yang memberinya aspek lain, yakni misterius. Hidupnya lebih tertutup, tidak terbuka seperti pamannya, Pangeran Harry. Dia tidak begitu suka tampil di hadapan publik untuk menunjukkan segala hal tentang dirinya.

Apakah ia akan bertumbuh menjadi sosok ayah yang sempurna seperti William? "Dia akan menjadi seorang Cancerian yang penuh perhatian, atraktif, dan karena dia seorang pangeran yang kaya, akan menjadi incaran dan digilai banyak perempuan begitu tumbuh dewasa," pungkas Boland.

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/23/1504209/Royal.Baby.Bakal.Sensitif.seperti.William.

10 Alasan Perempuan Enggan Berhijab

KOMPAS.com - Di dalam Al Quran, perempuan muslim diwajibkan untuk menutup aurat mereka. Namun, kenyataannya sampai saat ini masih banyak perempuan yang enggan berjilbab untuk menutup aurat mereka.

"Ketika ditanya mengapa mereka belum mau berjilbab, ada banyak alasan yang dikemukakan. Mulai dari alasan klasik sampai alasan yang seperti dibuat-buat," ungkap Muhammad Assad, penulis 99 Hijab Stories: A Beautiful Spiritual Journey saat peluncuran bukunya di Plaza Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut survei yang dilakukannya, ada 10 alasan klasik perempuan untuk tidak berhijab:

1. Belum siap
Dalam bukunya, Assad mengungkapkan bahwa hal ini adalah alasan nomor satu yang paling sering didengar. Menurutnya, siap atau tidak siapnya seseorang yang menentukan adalah dirinya sendiri dan bukan orang lain. Kebanyakan orang justru merasa siap setelah mereka berhijab dan bukan sebaliknya.

2. Menghijabkan hati dulu
Jawaban klise yang juga sering dipakai adalah, "Nanti saja, saya mau menghijabkan hati dulu". Ketika mendengar jawaban seperti ini, Assad akan langsung nyeletuk, "Emang hati bisa dihijabin?"

Tidak ada batasan dan ukuran yang jelas sampai di titik mana seseorang dikatakan berhasil menghijabkan hati. Padahal Allah sendiri sudah memerintahkan untuk menghijabkan kepala, bukan hati.

Kalau menunggu berhijab saat hati sudah bersih dan perilaku seperti Siti Aisyah pasti kelamaan. Maka lebih baik mulai menghijabkan kepala dulu sambil pelan-pelan memperbaiki hati, demikian menurut Assad.

3. Belum dapat hidayah
Hidayah itu harus dicari dan tidak serta merta jatuh dari langit. Lalu bagaimana cara mendapat hidayahNya? Mudah saja, selalu kerjakan segala perintahNya dan jauhi laranganNya.

Begitu juga dengan berhijab. Kalau Anda hanya tidur di kamar menunggu hidayah datang, pasti Anda tidak akan mendapatkannya. Karena pada dasarnya, ketika hati ingin berjilbab, maka ini sudah merupakan bentuk hidayah dariNya.

4. Tidak yakin berhijab itu kewajiban
Jika Anda tak yakin kalau berhijab itu adalah sebuah kewajiban, maka ada baiknya Anda membuka kembali Al Quran. Di dalamnya sudah tertulis bagaimana Allah memerintahkan semua perempuan muslimah untuk memakai hijab. Tentunya perintah ini dibuat untuk kebaikan perempuan sendiri.

5. Panas dan merusak rambut
Alasan berhijab itu panas dan bisa merusak rambut itu sangat berlebihan. Sekarang ini tren busana muslimah sudah sangat modern, apa lagi ada beragam produk kecantikan yang bisa melindungi rambut dari kerusakan atau kekeringan saat memakai hijab.

Justru sebaliknya, dengan berhijab kulit akan terlindungi, terutama dari sinar UV yang berbahaya. Jelaslah bahwa sebenarnya fungsi hijab ini bukan untuk merusak, melainkan untuk melindungi pemakainya.

6. Dilarang orangtua
"Saya tadinya tidak percaya dengan alasan ini, sampai suatu saat saya benar-benar melihat langsung. Teman saya yang sudah berhijab, tiba-tiba melepas hijabnya dengan alasan dilarang ibunya. Ibunya takut, si anak tidak mendapat jodoh, tidak dapat pekerjaan, dikucilkan, dan lain-lainnya," tulis Assad.

Status orangtua dalam agama memang sangat tinggi, dan anak diwajibkan patuh pada mereka. Hanya saja, aturan kepatuhan ini hanya berlaku jika orangtua memerintahkan hal yang sesuai dengan perintah Allah. Kalau tidak sesuai, sebaiknya jangan diikuti.

7. Susah dapat rezeki atau pekerjaan
Allah sudah mengatur rezeki, nasib, dan jodoh setiap manusia. Satu yang hal yang harus dipahami adalah rezeki itu bukan bergantung dari bos di kantor atau partner bisnis Anda. Jadi tidak logis kalau Anda takut kekurangan rezeki karena memakai hijab. Bukan hijab yang harus "disalahkan" ketika Anda tak mendapatkan rezeki atau pekerjaan, tapi mungkin usaha dan doa Anda yang belum maksimal untuk menjemput rezeki dariNya.


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/23/1407130/10.Alasan.Perempuan.Enggan.Berhijab

Monday, July 22, 2013

Sup Harira, Menu Berbuka Khas Maroko

KOMPAS.com - Di Maroko, ada satu menu yang sangat khas di bulan Ramadhan. Namanya sup harira. Sup dengan bahan utama tomat dan kacang lentil ini tidak hanya enak saat dimakan kala berbuka, tapi juga sehat.

Rasanya, Ramadhan kurang lengkap tanpa kehadiran sup harira. Pierre-Alain Henry, salah seorang warga Marrakech, Maroko, mengatakan hampir setiap hari sup harira terhidang di meja makan keluarganya. Tak jarang tetangga di dekat rumah menghampiri dan membagi sup harira buatannya.

Uniknya lagi, sup harira ini biasanya menjadi menu berbuka.

Bahan:
½ kilogram daging (domba, kambing atau ayam), potong dadu.
6 buah tomat besar, buang kulitnya dan jus.
Segenggam kacang kebuli kering
2-3 sdm kacang lentil kering, sudah dibersihkan
2-3 sdm beras 
1 gelas atau secangkir tepung
3 sdm minyak sayur
¾ cangkir seledri yang sudah dihaluskan
1 sdt kunyit
1 ½ sdt lada hitam
1 sdt bubuk kayu manis
¼ sdt bubuk cabe
¼ sdt cabe rawit
1 bh bawang putih
1 bh bawang merah
½ cangkir ketumbar

Persiapan: Kurang lebih durasi 40 menit
1. Kupas kacang kebuli dan lentil.
2. Kupas buah tomat dan diblender.
3. Siapkan semua bahan.
4. Untuk daging bisa dimasak medium, beberapa menit saja hingga kecoklatan.
5. Campurkan semua bumbu, dari mulai minyak sayur, seledri, kunyit, lada hitam, kayu manis, bubuk cabe, dan cabe rawit. Aduk dalam campuran tiga gelas air. Panaskan medium selama 20-30 menit.

Cara memasak: Durasi 1 jam 30 menit
1. Sup: Masukkan semua bahan, kacang lentil, tomat, dan dua liter air.
2. Masukkan daging dan campuran bumbu-bumbu.
3. Masukkan tambahan beras sesuai selera.
4. Agar sup mengental, tambahkan segelas tepung dengan dua cangkir air. Aduk hingga menyatu semua bahan.
5. Jika terasa kurang, tambahkan garam atau lada hitam.
6. Sup harira siap disajikan.
7. Sebagai alternatif, tambahkan potongan lemon dan dampingi dengan nasi putih.

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/23/1309475/Sup.Harira.Menu.Berbuka.Khas.Maroko

Sunday, July 21, 2013

Olahraga Usai Sahur Tak Disarankan

KOMPAS.com - Olahraga memang bisa membuat tubuh Anda sehat dan kuat. Maka di saat bulan puasa seperti sekarang ini, Anda juga tetap dianjurkan untuk berolahraga.

"Keringat yang keluar saat olahraga bisa membantu Anda merasa segar dan juga menguatkan metabolisme tubuh. Di saat puasa, olahraga juga akan membantu tubuh tetap terasa segar dan bersemangat," ungkap dokter ahli gizi, dr Fiastuti Witjaksono, MS, SPGK, saat berbuka puasa bersama Buavita di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Meski olahraga bisa memberi banyak manfaat saat berpuasa, dr Fiastuti mengungkapkan, sebaiknya Anda tidak boleh berolahraga saat puasa jika Anda tak terbiasa melakukannya.

"Anda boleh berolahraga saat berpuasa jika Anda memang terbiasa berolahraga. Ini berarti Anda hanya melanjutkannya saja (maintenance)," jelas dr Fia, begitu panggilannya.

Untuk Anda yang tidak terbiasa  berolahraga sebelumnya, dr Fia menyarankan untuk tidak mulai olahraga di bulan puasa. Alasannya, tentu saja karena olahraga adalah kegiatan yang sangat menguras tenaga.

"Banyaknya keringat yang keluar akan membuat cairan tubuh jadi berkurang banyak, dan akibatnya Anda malah jadi lemas dan bisa-bisa malah tak berpuasa," paparnya.

Kapan waktu tepat untuk berolahraga?
Bagi Anda yang memang sudah rajin berolahraga, saat puasa sebaiknya atur kembali jadwal olahraga Anda. Anda yang biasanya olahraga di pagi hari, sebaiknya mengubah jadwal. Dr Fia mengungkapkan bahwa olahraga yang dilakukan pagi hari setelah sahur akan membuat keringat Anda mengucur deras dan menghilangkan cairan tubuh Anda dengan drastis.

"Sebaiknya jadwal olahraga Anda diubah menjadi malam hari menjelang berbuka atau setelah berbuka. Namun, lakukan saja olahraga yang ringan seperti jalan kaki selama 20-30 menit," sarannya.

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/22/0706155/Olahraga.Usai.Sahur.Tak.Disarankan

Friday, July 19, 2013

Manfaat Kurma untuk Ibu Hamil

KOMPAS.com - Kurma (Phoenix dactylifera) banyak kita temukan selama bulan puasa ini. Ternyata, buah ini mengandung banyak manfaat bagi ibu hamil, lho. Di antaranya:

Mengecilkan rahim. Di dalam kurma terdapat semacam hormon (potuchsin) yang berkhasiat mengecilkan pembuluh darah dalam rahim sehingga bisa membantu mengecilkan rahim usai persalinan sekaligus mencegah perdarahan rahim.

Memperlancar produksi ASI. Kandungan zat besi dan kalsium yang terdapat dalam kurma adalah pembentuk ASI yang sangat baik. Karenanya ibu menyusui sangat disarankan untuk mengonsumsi kurma supaya produksi ASI-nya lancar.

Memulihkan tenaga setelah proses persalinan. Di dalam sebutir kurma terdapat protein 1,8-2 persen, serat 2-4 persen, glukosa 50-57 persen. Buah ini sangat bermanfaat dikonsumsi usai proses persalinan karena bisa mengembalikan tenaga ibu dalam waktu singkat. Kandungan gula yang terdapat dalam kurma adalah jenis glukosa yang mudah diserap tubuh sehingga aman untuk penderita diabetes.

Melancarkan BAB. Setelah persalinan normal, ibu disarankan tidak mengedan saat BAB supaya jahitannya tidak robek. Untuk itu kandungan vitamin A, tiamin, riboflavin, niasin, kalium dan serat dalam jumlah yang dapat andal dalam kurma, membantu mempermudah BAB.

(Tabloid Nakita)

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/19/2102426/Manfaat.Kurma.untuk.Ibu.Hamil

Wednesday, July 17, 2013

Soda Sari Kurma

Bahan:
1 kaleng air soda tanpa rasa
100 ml sirup kurma atau sari kurma
100 gr es batu
400 gr buah kurma, potong kecil
Daun mint tumbuk, secukupnya

Hiasan:
daun mint

Cara membuat:
1. Siapkan gelas, kemudian beri sirup kurma atau sari kurma di dasar gelas.
2. Tambahkan potongan kurma dan daun mint tumbuk ke dalam gelas.
3. Tuang air soda ke dalam gelas, aduk rata. Tambahkan es batu. Hias dengan daun mint di pinggir gelas. Sajikan.

Resep: Chef Juna

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/17/1606282/Soda.Sari.Kurma

Tuesday, July 16, 2013

20 Fakta Mengejutkan Restoran Mewah Inggris

KOMPAS.com - Selama ini banyak orang yang enggan makan di warung kaki lima karena dianggap kurang terjaga kebersihannya. Alhasil banyak orang-orang berduit yang memilih bersantap di restoran mewah dan hasil olahan chef ternama. Tetapi benarkah makanan di restoran mewah dan buatan chef ini dijamin bersih?

Imogen Edward Jones, dalam bukunya yang berjudul Restaurant Babylon, mengungkapkan bahwa hidangan di restoran mewah dengan chef terkenal belum tentu terjamin kebersihannya. Jones mewawancarai pemilik restoran mewah, chef, dan sommeliers (pencicip anggur) untuk mengungkap fakta kebersihan makanan di industri makanan di Inggris.

Ia lalu memaparkan 20 fakta yang mengejutkan, mengenai hal-hal kecil yang dilakukan para pemilik restoran, chef, dan sommelier, yang mungkin saja luput dari perhatian.

1. Hidangan di restoran mengandung air liur chef. "Para chef menggunakan sendok yang sama untuk mencicipi berbagai jenis makanan (dan untuk mengaduk masakan)," katanya.
2. Pizza terbuat dari bahan makanan yang paling murah. Namun di restoran, mereka menjual pizza dengan harga mahal.
3. Sayur-sayur tumis dan sup juga menggunakan bahan-bahan yang murah, namun di restoran harganya bisa berkali-kali lipat.
4. Tak cuma makanan, aneka minuman seperti wine juga dijual dengan harga yang mahal. Bahkan, wine yang termurah kedua di pasaran pun harga jualnya dinaikkan berkali-kali lipat. Penyebabnya, tentu saja karena wine termurah kedua ini banyak dipesan orang.
5. Menu spesial di restoran terkadang adalah menu yang simpel dan praktis. Iming-iming menu spesial ini dilakukan untuk mendongkrak penjualan restoran.
6. Restoran memiliki daftar hitam pelanggan yang tidak mereka sukai.
7. Pelayan restoran terkadang pura-pura sibuk untuk menunda melayani tamu yang ada.
8. Wine yang dipesan terkadang bukanlah botol anggur yang Anda inginkan.
9. Wine yang jadi menu spesial di hari itu dan diletakkan di bawah sorotan lampu (untuk menandakan bahwa itu adalah wine mahal dan tua) adalah wine yang masih terfermentasi selama beberapa bulan, bukan tahun.
10. Untuk menghemat pengeluaran, Anda biasanya meminta pelayan menuangkan air putih di gelas Anda. Ini memang gratis, tapi sebagai gantinya, mereka menarik keuntungan dari biaya pemesanan meja atau dari roti yang terhidang di meja.
11. Perempuan biasanya lebih suka memesan menu yang memang didesain untuk mereka. Misalnya, menu diet atau menu rendah lemak.
12. Untuk alasan yang sama, selalu akan ada menu puding yang bisa dinikmati bersama.
13. Periksa kembali tagihan Anda setelah membayar. Karena terkadang, restoran memberi extra charge di dalam tagihan, dan berharap Anda tidak menyadarinya.
14. Ketika berada di restoran, Anda terlihat seperti bisa duduk di meja yang Anda inginkan. Padahal sebenarnya, restoran punya taktik tersendiri dalam menentukan meja bagi pengunjungnya. Salah satu restoran di London bahkan memilih-milih tamunya yang boleh menduduki kursi di bagian depan restoran. Tamu-tamu VIP dan perempuan cantik diberi lokasi di bagian depan. Sedangkan tamu-tamu asing seperti dari Rusia dan bankir Jepang ditempatkan di belakang restoran.
15. Tidak cuma restoran mewah dengan Michelin Star (penghargaan untuk restoran yang punya kualitas terbaik) saja yang bisa "menjual" semuanya. Restoran bintang tiga ternyata juga seringkali menganggap bahwa mereka bisa memberi charge pada semua hal.
16. Satu botol wine yang tidak habis Anda minum ternyata dijual lagi keesokan harinya untuk tamu lainnya.
17. Restoran sangat membenci reservasi lewat email.
18. Banyak pelayan restoran di Inggris yang menggunakan drugs, terutama kokain.
19. Pencurian di restoran dianggap biasa.
20. Hanya 20 persen dari 187.000 chef di Inggris yang berjenis kelamin perempuan.

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/16/2305213/20.Fakta.Mengejutkan.Restoran.Mewah.Inggris

Perhatikan Ini Saat Mengolah Tahu

KOMPAS.com - Tahu adalah salah satu sumber protein yang murah dan mudah didapat. Selain rasanya enak, tahu juga mudah diolah jadi aneka makanan yang enak. Namun tahukah Anda bagaimana cara memilih, menyimpan, dan mengolah tahu dengan tepat?

1. Terkadang agak sulit untuk memilih tahu yang segar dan enak. "Terkadang kita tertipu saat memilih tahu. Sekilas, penampilannya terlihat sempurna, warnanya putih atau kuning. Tetapi setelah dimakan rasanya asam," ungkap Chef Yeni Ismayani kepada KompasFemale, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Tahu yang segar punya bau yang khas dan tidak asam. Yeni mengistilahkan, tahu segar masih memiliki aroma kedelai.

2. Tahu yang segar memiliki tekstur yang mudah pecah. "Orang kebanyakan lebih memilih tahu yang kenyal dan tidak mudah pecah. Padahal, sebenarnya tekstur yang segar harus yang mudah pecah dan lembek," tambahnya. Tahu yang kenyal, bisa berarti memiliki kandungan bahan pengawet atau bahan kimia lainnya.

3. Tahu segar sebaiknya langsung dimasak. Jika tidak ingin langsung memasak, simpan tahu dalam lemari es setelah dicuci. Namun, jangan lupa merendamnya dalam air matang. "Ingat, kacang-kacangan dan semua produk olahannya bisa mengalami proses fermentasi," tegasnya.

Proses perendaman ini akan membantu menghambat reaksi fermentasi kacang-kacangan dalam tahu. Proses fermentasi inilah yang membuat tahu jadi terasa asam.

4. Batas maksimal menyimpan tahu di lemari es hanya dua hari. Setelah itu, tahu kurang enak saat dimasak. Tapi kalau masih ada sisa tahu setelah dua hari, jangan buru-buru membuangnya.

"Tahu ini bisa disiasati dengan mengolahnya dengan beragam bumbu dan kreasi masakan. Misalnya, pepes tahu atau tumis tahu. Kalau hanya digoreng, pasti kurang enak," sarannya.

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/16/2009373/Perhatikan.Ini.Saat.Mengolah.Tahu.

4 Risiko Melakukan "Waxing"

KOMPAS.com – "Beauty is pain", begitu kata banyak perempuan. Mereka rela menderita agar menjadi cantik. Entah dengan menjalani operasi plastik yang menyakitkan pada masa pemulihannya, atau ketika mencukur bulu kemaluannya agar tampak bersih. Begitu inginnya terlihat rapi dan cantik, mereka tidak menyadari risiko di balik itu semua. Padahal, ada empat alasan mengapa Anda tidak perlu buru-buru melakukan waxing di area vagina Anda.

Prosesnya menyakitkan. Hal yang paling menyakitkan selain sedang sakit gigi atau memasang tato di tubuh adalah melakukan brazilian waxing. Proses penghilangan bulu tersebut dapat menyebabkan benjolan, iritasi, dan bekas yang perih.

Ada kemungkinan infeksi. Menurut sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh para ahli Perancis, hair removal menyebabkan trauma mikro kulit, dan meningkatkan kemungkinan terpapar virus cacar yang disebut Molluscum contagiosum. Dari 30 pasien (6 perempuan dan 24 pria) yang mengunjungi klinik, ada yang tertular seksual virus ini karena mencukur habis rambut kemaluan mereka (93 persen), baik melalui pencukur (70 persen), clipping (13 persen), atau waxing (10 persen).

Sepuluh dari 30 pasien setidaknya memiliki satu kondisi kulit lainnya, seperti kutil atau infeksi bakteri. Ini bukan jaminan, tetapi akibat yang dihasilkan bisa sangat menakutkan.

Bikin boros. Waxing bukan perawatan kecantikan yang murah. Sebuah klinik hair removal permanen di Jakarta mematok harga Rp 450.000 untuk satu kali treatment. Untuk tipe women brazilian dan seluruh kaki biayanya Rp 2.300.000 sekali perawatan. Ini belum termasuk maintainance price sebesar Rp 225.000. Nah, bayangkan berapa biaya yang Anda keluarkan jika perawatan ini harus dilakukan rutin.

Pasangan mungkin tidak menginginkannya. Jika Anda terbiasa melakukan waxing setiap bulan karena berpikir pasangan Anda menyukainya, coba pertimbangkan lagi. Dari sebuah survei terhadap 1.000 pria yang dilakukan oleh perusahaan hair removal, Nad's, baru-baru ini, ditemukan bahwa yang paling disukai pria saat bercinta adalah melihat bulu kemaluan pasangannya, meskipun tidak harus lebat sekali.  Nah, untuk apa Anda mencukurnya setiap bulan? Kenyataannya para pria menyukai yang sedikit "rimbun".

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/16/1706196/4.Risiko.Melakukan.Waxing.

Monday, July 15, 2013

Pentingnya Enzim Agar Awet Muda

 

KOMPAS.com - Suatu kali dalam salah satu obrolan singkat dengan seorang teman yang berprofesi sebagai dokter, terungkap betapa sebenarnya hidup ini lebih ringkas jika kita mengenal enzim. Bukan hanya enzim amilase, atau yang ada di lidah, tetapi juga yang ada di setiap organ tubuh. Enzim inilah yang menjaga tubuh tetap sehat, dan yang turut menentukan berapa lama Anda bertahan hidup.  

Mengutip dr Hiromi Shinya yang menulis buku Terapi Enzim, konsumsi makanan sehat hanya menjadi satu dari berbagai terapi enzim. Ada beberapa cara lain yang tak kalah penting. Namun, yang utama adalah mengenali enzim itu sendiri.

Ada satu enzim yang berperan penting dalam tubuh, yang bekerja maksimal dalam mencerna makanan, termasuk mencerna alkohol dan rokok. Sederhananya, makin baik makanan yang dikonsumsi, enzim ini akan terjaga dan Anda tetap sehat karenanya.

Kekurangan enzim akan menyebabkan tubuh sakit. Beberapa tandanya seperti mudah pilek dan masuk angin, nyeri otot, nyeri sendi, serta sakit pingggang. Bisa juga kulit menjadi kering, kusam, dan mudah berjerawat. Di samping itu, ada potensi menjadi kurang nafsu makan, mual dan nyeri lambung. Intinya, ada banyak penyakit menyertai begitu enzim di tubuh ini berkurang.

Namun, Anda tidak perlu diet ketat untuk mendapatkan tubuh sehat. Sebagai gantinya, cobalah terapkan terapi yang fokus pada enzim dengan menjalankan beberapa langkah yang disarankan Hiromi.

Pilih menu makanan yang baik untuk memperbaiki lambung dan usus. Penuhi kebutuhan minum air putih. Selain berolahraga dan istirahat teratur, tertawa ternyata memberi dampak positif pada tubuh karena perasaan bahagia memperbaiki aliran qi yang memberi pengaruh baik untuk tubuh.

Untuk ringkasnya, ada tujuh langkah ringan yang bisa diterapkan. Di antaranya, makanlah beras merah, lalu konsumsi air dan buah yang cukup. Usahakan untuk tidak minum susu dan daging. Daging perlu dihindari karena ada kaitannya dengan proses pencernaan. Daging tidak hanya lama dikunyah atau diproses gigi, tapi juga lama dicerna dalam lambung. Orang yang tidak mengonsumsi daging berlebih punya potensi umur panjang lebih besar daripada yang mengonsumsi daging.

Selain olahraga, berbahagialah dengan lebih banyak tertawa. Ini turut membantu terapi enzim, sehingga tubuh Anda lebih sehat terjaga. 

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/15/2204532/Pentingnya.Enzim.Agar.Awet.Muda

Tipe Teman yang Bikin Hidup Makin Lengkap

KOMPAS.com – "Teman adalah keluarga yang kita pilih untuk diri kita sendiri," ujar Edna Buchanan, seorang penulis. Ya memang, teman merupakan keluarga baru yang kita pilih untuk bisa berbagi bersama kehidupan sehari-hari, dalam susah maupun senang.

Akan tetapi, dalam suatu pertemanan ada beberapa tipe teman yang dapat diandalkan dan tidak. Jika Anda dapat menemukan salah satu tipe teman seperti di bawah ini, maka Anda bisa dibilang beruntung. Karena, tipe-tipe teman ini membuat kehidupan Anda akan lengkap dan wawasan Anda semakin luas berkat karakter mereka yang beragam.

1. Tipe penyemangat
Kata-kata favorit teman seperti ini adalah "iya". Anda bisa mengatakan apapun padanya dan yang Anda dapatkan pasti jawaban positif dengan kata mengiyakan. Mereka senang memberikan semangat positif bagi teman-teman mereka. Jika Anda sedang tidak bersemangat, tipe teman ini pasti hadir untuk Anda untuk memberikan semangat bagi Anda.

2. Tipe untuk jalan
Teman tipe seperti ini bisa diandalkan, karena mereka memiliki karakteristik yang fleksibel. Tipe teman ini asyik untuk teman jalan, karena Anda akan menemukan banyak pandangan baru darinya. Kenyamanan bisa didapatkan dari tipe teman ini karena pembawaannya yang cenderung tenang, mau diajak repot, bahkan bisa mengarahkan Anda.

3. Tipe realistis
Mereka dibutuhkan dalam sebuah pertemanan, karena dapat menyadarkan Anda dari suatu kejadian yang memerlukan pandangan realistis dan logis untuk menghadapinya. Meski, ucapan mereka sedikit menyakitkan karena selalu mengungkapkan kenyataan, tipe teman seperti ini membantu Anda untuk sadar dan berpikir ulang terhadap kenyataan yang sedang terjadi. Mereka dibutuhkan karena bisa membuat perspektif yang masuk akal.

4. Tipe untuk senang-senang
Tipe teman ini menguntungkan Anda, karena jika Anda sedang sedih atau tak bersemangat Anda dapat menghubungi mereka untuk mencari kesenangan. Ada saja ide mereka untuk membuat momen menyenangkan bersama, dan menghilangkan kesedihan atau kelelahan terhadap sesuatu.  Sikap mereka yang spontan membuat mereka sangat dibutuhkan saat Anda sedang suntuk.

5. Tipe yang bertolak belakang
Teman seperti ini kemungkinan usianya tidak sama dengan kita, bahkan jauh lebih tua, status sosial yang berbeda, atau memiliki kehidupan yang berat. Teman-teman ini dapat mengajarkan kita untuk melihat sudut pandang kehidupan dari dunia mereka, sehingga mengajarkan kita untuk bisa bersyukur atau bahkan menjadi lebih bijak dalam mengambil keputusan.

Nah, bagaimana, sudahkah Anda memiliki salah satu tipe teman seperti yang di atas? Jika belum, coba yuk cek karakter teman-teman sekeliling Anda saat ini.

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/15/2005290/Tipe.Teman.yang.Bikin.Hidup.Makin.Lengkap

Candy Pop Lemon

Bahan:
420 gr tepung terigu
2 sdt tepung maizena
1 sdt  baking powder
130 gr mentega
170 gr gula pasir
1 sdm  kulit lemon (parut)
1 butir kuning telur
2 butir putih telur
1 sdt lemon essence
1 sdt vanilla essence

Egg wash:
1 butir telur
1 sdm susu segar

Frosting:
60 gr mentega
420 gr gula halus
Air panas secukupnya
Pewarna makanan berwarna: kuning, hijau, pink, ungu, oranye secukupnya

Dekorasi kue:
Gula mutiara warna-warni secukupnya
Gula trimis, secukupnya

Cara memasak:
1. Egg wash: Campur telur dan susu segar. Aduk hingga rata.
2. Kue: Campur terigu, maizena, dan baking powder. Ayak dan sisihkan.
3. Kocok mentega, gula, dan kulit lemon sampai putih dan mengembang.
4. Tambahkan kuning dan putih telur, kocok hingga rata.
5. Masukkan essence lemon dan vanilla. Kocok merata.
6. Tambahkan campuran tepung, aduk sebentar.
7. Simpan adonan dalam kulkas sekitar 30 menit. Lalu giling adonan setebal 6 mm, cetak bulat,
oval, atau sesuai selera. Tempatkan di atas loyang.
8. Olesi bagian atas adonan dengan egg wash, panggang dalam oven dengan suhu 175-180 derajat Celcius sekitar 25 menit. Angkat dan dinginkan.
9. Frosting: Kocok Blue Band Cake and Cookie dan gula halus hingga putih. Tambahkan air
panas, kocok hingga merata. Campurkan tiap adonan dengan pewarna kuning, hijau, pink,
ungu, dan oranye. Aduk merata. Olesi kue dengan frosting, lalu hias dengan dekorasi kue
seperti gula mutiara dan gula trimis.

Resep: Chef Degan untuk Blue Band Cake and Cookies

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/15/1505227/Candy.Pop.Lemon

Saturday, July 13, 2013

Jangan Puji Kecantikan Anak Perempuan

KOMPAS.com - Ada sebuah kisah menarik yang dituangkan Lisa Bloom, pengarang Think: Straight Talk for Women to Stay Smart in a Dumbed-Down World. Menurutnya, anak perempuan sekarang bertumbuh dengan keinginan besar untuk tampil cantik, daripada tampil pintar. Mereka lebih khawatir kalau mereka tampak gemuk dan jelek.

Dalam bukunya, ia menunjukkan bahwa 15-18 persen anak perempuan di bawah dua belas tahun saat ini sudah memakai maskara, eyeliner dan lipstik. Kepercayaan diri anak perempuan menurun kalau tidak merasa cantik. Hampir 25 persen remaja perempuan akan merasa bangga menang America's Next Top Model daripada memikirkan untuk memenangi Nobel.

Karenanya memuji anak perempuan bahwa dia cantik, akan membuatnya makin merasa betapa penampilan menjadi penting. Bayangkan nanti dia sudah diet di usia lima, memakai bedak di usia 11, botoks dan operasi payudara di usia 20-an. Apa yang hilang? Mereka akan kehilangan makna hidup, mengungkap sebuah gagasan dan membaca buku untuk mengembangkan pemikiran dan pencapaiannya.

Bloom berkisah, suatu kali ia pernah bertemu dengan anak perempuan temannya berusia lima tahun yang cantik bernama Maya. Rambutnya terurai, matanya indah, dan gaun warna pink yang manis. Seketika ia ingin sekali teriak "Maya, kamu cantik sekali, coba lihat dan berputar". Namun, ia urungkan dan ia tahan niatan itu. Meskipun itu adalah hal yang biasa untuk memuji seorang anak perempuan, sekaligus mencairkan suasana, dia punya alasan lain.

Lalu, bagaimana baiknya? Lisa lalu mengajak Maya, untuk bicara hal lain daripada sekedar memuji. 

"Hai Maya, senang bertemu denganmu," sembari menatap mata Maya.
"Senang bertemu denganmu juga," ujarnya dengan kalem seperti orang dewasa.
"Apakah kamu suka membaca?" ujarnya lagi. Maya diam sebentar. "Aku menyukai buku, apakah kamu juga suka buku," lanjutnya.
"Ya. dan aku bisa membacakannya untukmu," jawab Maya akhirnya.

Maya lalu benar-benar membacakan buku pilihannya dengan lantang. Kisah tentang seorang tokoh perempuan yang menyukai warna pink melawan sekelompok anak jahat yang kerap memakai warna hitam. Tidakkah buku ini juga mengajarkannya betapa sosok perempuan dilihat dari penampilan daripada karakternya. Maya juga kerap membandingkan mana yang lebih cantik, tubuhnya lebih ramping dan pakain yang paling bagus.

Lisa lalu mengajak Maya untuk di kemudian hari memlih buku yang lain jika nanti mereka bertemu lagi. Dari sini diketahui bahwa betapa susahnya nanti mendidik anak perempuan untuk mengajarkan mereka betapa penampilan mestinya tidaklah hal yang utama. Namun, di tengah kepungan industri kecantikan, produk perawatan, kompetisi perempuan cantik sejagad dan budaya selebriti lainnya, usaha mengajari mereka harus dua kali lipat lebih besar.

Setidaknya jika suatu saat nanti Anda bertemu seorang anak perempuan, termasuk anak Anda sendiri, usahakan jangan buru-buru memuji penampilannya. Akan lebih baik mengajak mereka untuk berpikir dan bertanya sesuatu tentang apa yang ia baca. Apakah ia menyukai buku itu atau tidak, dan mengapa? Dari sini pembicaraan akan berkembang sekaligus mengembangkan pola pikir dan inteligensia mereka. Sehingga bisa mengubah cara berpikir anak perempuan bahwa menjadi pintar lebih penting daripada sekedar cantik.

Editor :

Wawa


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/13/1603575/Jangan.Puji.Kecantikan.Anak.Perempuan

Friday, July 12, 2013

Bisa Hamil dengan Hiperplasia Endometrium?


T:
Saya (32) baru-baru ini divonis ada hiperplasia endometrium. Saya sudah diberi penjelasan oleh dokter tapi terus terang masih bingung, sebetulnya ini apa dan disebabkan oleh apa? Apakah dengan gangguan kesehatan ini saya bisa hamil karena saya sudah sangat merindukan kehadiran seorang anak. (Nuri-Jakarta)

J:
Hiperplasia endometrium adalah penebalan selaput lendir rahim yang sebab pastinya belum diketahui. Hiperplasia endometrium berkaitan dengan gangguan hormonal (misalnya, pemberian hormon estrogen berlebihan untuk jangka waktu lama) atau karena sel endometrium yang berubah sifat.

Setelah diketahui ada hiperplasia, ibu harus menjalani pengobatan agar hiperplasianya sembuh atau hilang. Obat yang diberikan umumnya mempunya sifat menekan pertumbuhan sel endometrium, biasanya diberikan selama tiga bulan.

Setelah pengobatan selesai, akan dilakukan kuretase ulang untuk melihat apakah hiperplasianya sudah sembuh atau masih ada. Bila terjadi perburukan, misalnya menuju ke arah kanker endometrium, maka perlu dilakukan pengangkatan rahim.

Semua tata laksana tersebut bisa dilakukan oleh dokter kandungan yang bekerja di Divisi Onkologi RS, misalnya di RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad, Jakarta.

Ibu juga perlu mengubah gaya hidup dengan menghentikan konsumsi junk-food, jangan menjadi obesitas, dan kontrol berkala secara teratur ke dokter spesialis kandungan.

(Tabloid Nakita/Dr Judi Januadi Endjun, SpOG, Subbagian Fetomaternal Departemen Obstetri dan Ginekolog FK UPN Veteran/RSPAD Gatot Subroto)

Editor :

Wawa


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/13/1208143/Bisa.Hamil.dengan.Hiperplasia.Endometrium.

Turunkan Berat Badan ala Candice Glover

KOMPAS.com - Sepertinya mustahil jika hanya dengan berolahraga ringan, seperti berjalan kaki, bisa membuat berat badan turun. Tetapi, Candice Glover membuktikan bahwa tidak demikian adanya. Jawara American Idol berusia 23 tahun ini mengungkapkan dirinya berhasil menurunkan berat badan hingga 15 kilogram sejak Januari hingga Mei 2013. Itu bisa dibilang sejak ia ikut audisi pada musim ke dua belas American Idol dan keluar sebagai pemenangnya.

Proses penurunan berat badan ini diakuinya tanpa bantuan personal trainer dan bolak balik ke gym. Jadwal padat yang kemudian memaksanya aktif bergerak. Meski sebelumnya ia mengaku sudah merasa nyaman dengan diri sendiri walau berat badan berlebih, sekarang ia lebih merasa bahagia dan sehat.

"Siapa mengira jadwal dan aktivitas yang padat membuat badan saya menjadi seperti sekarang," ujarnya sumringah.

Candice mengaku, sejak menjalani audisi Idol ia sering berjalan kaki di bandara, ataupun bergerak aktif saat melakukan koreografi disela-sela latihan.

"Saya menyebut sesi latihan itu tak ubahnya seperti gym, jujur saja, saya banyak bergerak," ujarnya lugas.

Dan ternyata bukan hanya Candice yang berhasil menurunkan berat badan selama menjalani kompetisi ini. Kontestan American Idol lainnya, Burnell Taylor juga mengalami hal yang sama. Ia malah turun sampai 20 kilogram.

Dari 12 finalis, Candice memang dinilai paling total selama kompetisi dan patut menjadi jawara. Pada musim Idol sebelumnya, dia pernah mencoba ikut audisi namun gagal, dan baru di tahun ini ia masuk sebagai finalis dan memenanginya.

Rencananya, pada 8 Oktober mendatang ia melepas debut albumnya dan membawakan single "I Am Beautiful". Dalam liriknya, ia seperti ingin menyampaikan pesan dari karakter dirinya sendiri.

"Tidak masalah bila saya tidak sempurna, tetapi saya cantik," ujarnya. *

Editor :

Wawa


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/13/0908485/Turunkan.Berat.Badan.ala.Candice.Glover.

10 Keahlian yang Dibutuhkan Dunia Kerja 2013

KOMPAS.com- Perkembangan dunia kerja bertumbuh seiring dengan industri yang sedang banyak diminati. Tahun ini, dan beberapa tahun yang akan datang dipastikan bidang teknologi dan komputerisasi sedang berada di puncaknya. Namun bukan berarti hanya keahlian di bidang itu saja yang harus dikuasai, ada kemampuan lain yang tak kalah penting.

Menurut Rich Milgram, CEO jaringan kerja Beyond, keahlian teknis dan praktis mengenai komputer bisa saja dipelajari. Yang paling utama dari kemampuan itu adalah memiliki kemampuan berpikir kritis. Kenapa berpikir kritis menjadi penting? Karena ini berkaitan dengan perkembangan dan inovasi yang turut memberi kontribusi pada pertumbuhan perusahaan.

Tak heran kemudian dari 10 keahlian yang dibutuhkan dunia kerja saat ini, nomor satunya adalah berpikir kritis. Diikuti kemudian dengan keahlian lainnya. Apa saja itu, berikut diantaranya:

1. Berpikir kritis. Keahlian satu ini ditentukan bagaimana Anda bisa berpikir logis dan punya alasan dalam setiap identifikasi mengenai kekuatan dan kelemahan suatu masalah. Mencari alternatif penyelesaian masalah, jalan keluar dan pendekatan lainnya.  

2. Kemampuan menyelesaikan masalah. Disarankan Anda memiliki kemampuan yang baik dalam mengindentifikasi masalah, bahkan yang kompleks sekalipun. Ini berkaitan dengan bagaimana Anda mengembangkan pengetahuan, kritis dalam evaluasi dan mengimplementasikan penyelesaian dari masalah.

3. Bisa membuat keputusan. Dalam hal ini keahlian yang dibutuhkan adalah mampu mempertimbangkan satu keputusan yang benar-benar masak, baik dan buruknya sehingga menjadi keputusan yang benar-benar tepat.

4. Pendengar aktif. Beri perhatian penuh pada apa yang orang lain sampaikan, untuk kemudian dipahami dan mengerti maksudnya sehingga bisa memberikan pertanyaan yang sesuai tanpa interupsi dan dengan demikian lebih efisien.

5. Komputer dan elektronik. Menjadi nilai tambah jika Anda punya keahlian dalam bidang komputerisasi seperti mengetahui akan prosesor, peralatan elektronik dan perangkat keras komputer termasuk program dan aplikasinya.

6. Matematika. Mengetahui akan hitungan, aritmatik, aljabar, geometri, kalkulus , serta statistik menjadi nilai tambah lainnya.

7. Sistem operasi dan analisis. Mengetahui bagaimana sebuah sistem operasi bekerja dan tahu bagaimana jika alternatifnya diubah dan disesuaikan sesuai dengan faktor yang ada di sekitarnya. Dalam hal ini keahlian memahami lingkungan sekitar, apa yang dibutuhkan di satu bidang menjadi satu hal yang utama.

8. Monitoring. Tidak hanya memonitor bidang yang digeluti tapi juga dalam menilai diri sendiri. Secara individu dan organisasi apakah Anda sudah mampu meningkatkan diri dan membuat koreksi.

9 Programming. Dalam hal ini kemampuan komputerisasi untuk berbagai tujuan dalam memudahkan jenis pekerjaan yang dilakoni.

10. Sales dan marketing. Pengetahuan akan prinsip pemasaran dan promosi sangat dibutuhan. Diantaranya mengetahui strategi pemasaran, demonstrasi produk, teknik penjualan dan sistem kontrol. Ini bisa jadi satu nilai tambah untuk mendukung keahlian yang Anda miliki. 

Editor :

Wawa


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/12/1608165/10.Keahlian.yang.Dibutuhkan.Dunia.Kerja.2013.

Wednesday, July 10, 2013

Anak Malas karena Sering Dimarahi

KOMPAS.com - Orangtua yang mengumbar kemarahan, meski bermaksud mengarahkan anak, malah dapat menjadi bumerang. Anak bukannya patuh, malah menjadi malas dan tidak mematuhi perintah orangtua.

Kemalasan ini jika tak ditangani segera dapat membuat aktivitas anak terganggu, rutinitasnya menjadi tidak teratur, dihukum gara-gara tidak mengerjakan pekerjaan rumah, mainan atau barang miliknya ketinggalan bahkan hilang, dan sebagainya. Yang lebih merugikan, anak tidak mendapatkan pengetahuan, keterampilan, atau ilmu baru dari sebuah pekerjaan lantaran kemalasannya.

Apa yang dapat orangtua lakukan? Irawati Istadi, SPd, penulis buku Ayo Marah (Buku Komplet Manajemen Marah), menyarankan perbaiki cara orangtua meminta kepada anak. Hindari perintah yang terkesan sewenang-wenang, penjelasan yang menggurui, atau kemarahan yang justru membuat anak menjadi antipati. Jika ingin memintanya melakukan sesuatu, lakukan dengan santun. Atau ajak anak melakukan sesuatu secara berbarengan sehingga ia merasa tidak diperintah. Cara-cara seperti ini biasanya lebih mudah diterima anak sehingga ia mampu melakukan sesuatu secara sukarela.

Tidak bersemangat
Tentu saja kemarahan orangtua yang emosional akan menghilangkan mood anak. Selain malas, ia pun tidak semangat melakukan segala sesuatu. Akibatnya, hari-harinya terbuang percuma tanpa aktivitas, bahkan emosinya pun makin larut dalam suasana negatif.

Ketidaksemangatan ini mirip dengan malas melakukan sesuatu sehingga cara mengatasinya pun mirip dengan cara yang dilakukan terhadap kemalasan anak.

(Tabloid Nakita/Irfan Hasuki)

Editor :

Wawa


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/11/1106051/Anak.Malas.karena.Sering.Dimarahi

Kisah Mewi, Cantik dengan Jarum Suntik

KOMPAS.com - Ketika sebagian orang takut dengan jarum suntik, Mewi Jati tidak. Ia malah merasa biasa saja, ketika jarum suntik menyentuh kulit wajahnya yang mulus. "Demi cantik," ujarnya.

Sejak tiga tahun belakangan, Mewi sudah merawat kulit wajahnya dengan beragam prosedur non bedah. Injeksi botox atau filler sudah jadi hal yang biasa baginya. Ditemui di klinik dr Olivia Ong di Gunawarman, Jakarta Selatan, perempuan yang kesehariannya berprofesi di bidang marketing sebuah perusahaan konstruksi ini mengaku sedang disuntik anestesi sebelum menjalani filler.

"Sebagai orang yang bergerak di bidang marketing, penampilan adalah yang utama, dan kenapa tidak," ujarnya beralasan.

Hari itu, perempuan berusia 31 tahun ini sedang menjalani dua prosedur non bedah, yakni filler untuk menghilangkan garis senyum atau smiling line, lalu skin rejuvenasi untuk meremajakan kulitnya supaya tetap tampak kencang. Beberapa waktu sebelumnya ia sudah pula melakukan injeksi botox untuk menghilangkan kerut.

"Banyak yang bertanya, apakah tidak sakit, buat saya tidak, tapi bagi yang melihat mungkin demikian," ujarnya berseloroh.

Ibu satu anak ini tampak dengan sangat yakin tanpa ragu dan merasa tegang saat menjalani prosedur. Kata dia, keinginan untuk menjalani treatment datang dari dirinya sendiri, tanpa ada paksaan dari suami atau siapapun. Baginya, tampil cantik adalah pilihan. Begitu juga cara yang ingin dijalani.

"Tetapi bukan serta merta tidak dirawat, gaya hidup sehat juga menentukan berapa lama hasil yang diperoleh bertahan," ujarnya menambahkan.

Disampaikan Mewi, sejak menjalani prosedur pertama hingga saat ini ia sudah mendapati beberapa perubahan positif. Setidaknya kata dia, tampilan mukanya lebih segar, tanpa ada kerut dan tinggal dirawat.

"Karena siapapun tidak akan bisa menolak tanda penuaan, seiring bertambah usia dan faktor eksternal jadi cara ini bisa jadi salah satu perawatannya," ungkapnya.

Perempuan berkulit putih ini mengetahui kalau setiap prosedur yang ia jalani hasilnya tidak akan bertahan lama. Durasinya antara enam sampai delapan bulan tergantung perawatan dan gaya hidup. Namun, ia yakin dengan terus melakukan perawatan ia bisa tetap tampil muda dengan kulit kencang, elastis dan lebih segar.

"Dengan cantik saya lebih percaya diri dan menikmati hidup," ujarnya yakin.

Editor :

Wawa


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/11/1009180/Kisah.Mewi.Cantik.dengan.Jarum.Suntik