Tuesday, July 16, 2013

Perhatikan Ini Saat Mengolah Tahu

KOMPAS.com - Tahu adalah salah satu sumber protein yang murah dan mudah didapat. Selain rasanya enak, tahu juga mudah diolah jadi aneka makanan yang enak. Namun tahukah Anda bagaimana cara memilih, menyimpan, dan mengolah tahu dengan tepat?

1. Terkadang agak sulit untuk memilih tahu yang segar dan enak. "Terkadang kita tertipu saat memilih tahu. Sekilas, penampilannya terlihat sempurna, warnanya putih atau kuning. Tetapi setelah dimakan rasanya asam," ungkap Chef Yeni Ismayani kepada KompasFemale, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Tahu yang segar punya bau yang khas dan tidak asam. Yeni mengistilahkan, tahu segar masih memiliki aroma kedelai.

2. Tahu yang segar memiliki tekstur yang mudah pecah. "Orang kebanyakan lebih memilih tahu yang kenyal dan tidak mudah pecah. Padahal, sebenarnya tekstur yang segar harus yang mudah pecah dan lembek," tambahnya. Tahu yang kenyal, bisa berarti memiliki kandungan bahan pengawet atau bahan kimia lainnya.

3. Tahu segar sebaiknya langsung dimasak. Jika tidak ingin langsung memasak, simpan tahu dalam lemari es setelah dicuci. Namun, jangan lupa merendamnya dalam air matang. "Ingat, kacang-kacangan dan semua produk olahannya bisa mengalami proses fermentasi," tegasnya.

Proses perendaman ini akan membantu menghambat reaksi fermentasi kacang-kacangan dalam tahu. Proses fermentasi inilah yang membuat tahu jadi terasa asam.

4. Batas maksimal menyimpan tahu di lemari es hanya dua hari. Setelah itu, tahu kurang enak saat dimasak. Tapi kalau masih ada sisa tahu setelah dua hari, jangan buru-buru membuangnya.

"Tahu ini bisa disiasati dengan mengolahnya dengan beragam bumbu dan kreasi masakan. Misalnya, pepes tahu atau tumis tahu. Kalau hanya digoreng, pasti kurang enak," sarannya.

Editor :

Felicitas Harmandini


http://female.kompas.com/read/xml/2013/07/16/2009373/Perhatikan.Ini.Saat.Mengolah.Tahu.